Sabtu, 09 Maret 2013

RTL

Dunia Ornop/LSM/NGO sangat mengakrabi istilah RTL. Setiap pertemuan, lokakarya atau apapun, saat berada pada situasi berkumpul, selalu di akhir acara, ada saja yang menanyakan, "Apa RTL-nya?"

RTL itu singkatan dari Rencana Tindak Lanjut. Tidak ada yang istimewa dari singkatan itu. Namun menarik bagiku, ketika seorang fasilitator yang mengaku pernah bergiat di NGO Sanggar-Sumedang menanyakan apa sesungguhnya kepanjangannya, waktu kita menyebut RTL.

"RTL itu Rencana Tindak Lanjut atau Rencana Tidak Lanjut ?". Dia tersenyum-senyum ketika mengajukan konfirmasi itu ke peserta (Aku salah satu peserta di acara itu). 

Aku yakin, juga ikut menyungging senyum (walau tidak melihatnya), selepas ia menanyakan pertanyaan reflektif tersebut. "Hmm....kebijaksanaan telah turun di kepala fasilitator ini," pikirku.

Kehadiran atau ketidakhadiran huruf n menjadi titik kritis dalam menentukan apa arti sesungguhnya saat orang menyebut-nyebut RTL.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar