Kuperhatikan batas bingkai layar melebar ke samping, sebelum film Olympus Has Fallen dimulai. Aku duduk sebagai penonton. Pelebaran itu membuatku serasa 'masuk' ke dalam film. Ikut di dalamnya. Terbawa oleh iramanya. Dua inderaku bekerja sama membuat itu terjadi : penglihatan dan pendengaran.
Kubandingkan dengan apa yang terjadi saat melihat. Tak ada garis tegas. Kulihat garis kabur, yang memancing fokus ke situ. Tapi tidak kutemukan garis tegas. Selalu batas kabur.
Televisi memiliki garis layarnya. Tegas garisnya. Demikian juga handphone, laptop, kaca jendela, kaca spion.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar