Aku dapat pesan singkat dari teman, "Okay, siaaap"
Entah mengapa aku mengherani kata ini dan langsung mengkaitkannya dengan budaya militerisme Orde Baru. Inikah artefak Orde Baru yang masih bercokol di alam bawah sadar generasi sekarang ?
Aktivis itu dididik di zaman Soeharto, di puncak kejayaannya.
Aku sering meneriakkan kata ini waktu duduk di bangku SMP.
"Siaaaaap....grak!"
"Kepada inspektur upacara, hormaaat....grak!"
Prok..prok..prok. Langkah-langkahku.
Kuperhatikan kata ini ternyata akrab di mulut para aktivis, di berbagai isu. Terlontar ketika si pengucap sedang dalam suasana meyakinkan orang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar