Senin, 22 Juli 2013

Pertemuan Madiun dan Bandung

"Emmmh...nyam..kriuk-kriuk...nyam, nyam" Aku menikmatinya lagi, setelah sekian lama...... Kesukaanku sepanjang masa.

Dulu di Madiun, krupuk putih, bulat atau lonjong (dan variannya kuning) yang berlubang-lubang dan terlihat seperti jalinan, kukenal dengan sebutan krupuk Bandung.

KRUPUK.JPG (1152×864)
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/28/KRUPUK.JPG

Aku suka menggigitnya. Dan tentu mengunyahnya juga. Serta menelannya. 

Tapi tak mau aku hanya menggigitnya sendirian. Favoritku, menutupi lubang-lubang yang ada dengan sayur kuluban (bayam, daun singkong atau kangkung yang telah direbus) dan mengguyurnya dengan sambal pecel Madiun.

"Hamm......kriuk". Senang mendengar suara hasil gigitan.

Padu-padan itu selalu menjadi dambaanku.

Siang itu, aku habiskan krupuk Bandung satu bungkus bersama kuluban dan guyuran sambal pecel Madiun.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar