Kamis, 16 Mei 2013

Master Mind

Akhir-akhir ini banyak kulihat perempuan dengan selera fashion baju tanpa lengan. Entah mengapa, aku langsung menghubungkannya dengan trend busana 'baju adik' menjelang tahun 2000 lalu. Baju ketat yang melekat membentuk tubuh si pemilik. 

Kedua titik ini merentang jarak waktu satu dekade lebih. Ada usaha berlahan-lahan 'memperlihatkan' tubuh perempuan. Di baliknya ada upaya mengubah norma sopan-tidak sopan dan patut-tidak patut dalam berpakaian pada kaum hawa.

Evolusinya kira-kira mengambil tempat di betis dan paha pada bagian bawah serta lengan pada tubuh bagian atas. Dugaanku, selanjutnya perut dan pusar pun kelak akan memperlihatkan dirinya juga. Bahu sepengamatanku sempat tergarap, namun tidak bertahan lama.

Gerak evolusinya sendiri berwujud antara mengetat dan memperlihatkan (samar-samar maupun terbuka sama sekali). Biasanya diawali dengan busana yang mengetat, menampakkan lekuk tubuh. Baru kemudian memperlihatkan kulit si empunya. Tapi geraknya tidak linier. Ada masa setelah memperlihatkan kulit (samar-samar atau terang benderang) akan kembali ke wujud mengetat. Bisa bolak-balik.

Wujud memperlihatkan juga tidak semata-mata menampakkan kulit saja. Akan tetapi mentransformasikan pakaian-dalam menjadi pakaian-luar. Makna pakaian-dalam tidak selamanya dan semuanya di dalam. Tapi ada sebagian elemen dari pakaian-dalam dapat dilihat langsung dari luar.

Mengubah norma sopan-tidak sopan juga melibatkan media TV, iklan, video klip, film bioskop, majalah dan media lainnnya yang mempertontonkan gaya busana perempuan yang seperti itu. Beberapa mall dirancang menjadi ajang mempertontonkan ini. Yang mau diraih adalah pembuktian bahwa perempuan pemakai tidak risih mengenakannya. Bahkan percaya diri luar biasa.

Sifat berulang-ulang tayangan, gambar dan perwujudan nyata seiring perjalanan waktu akan menimbulkan permakluman masyarakat pada umumnya. Di situlah perubahan norma akan terjadi.

Aku senang dengan gaya busana seperti ini. Membuatku betah di dunia dan mensyukuri ciptaan Yang Maha Kuasa atas karunia-Nya.

Yang menarik perhatianku dan mensugestiku adalah siapa master mind semua itu. Aku menduga ada seorang atau sekelompok fashion designer yang meng-engineering hal ini.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar