Aku merasa aneh dengan pernyataan ketua partai berikut, yang kukutip dari artikel Kompas, 29 November 2012, berjudul Bara Api dalam Sekam di Tubuh KPU :
Ketua Umum Partai Buruh H Sonny Pudjisasono mengatakan, ”Bukan pertama
kali ini saja Partai Buruh diporakporandakan secara sistematis. Pemilu
periode sebelumnya kami diperlakukan seperti ini. Di tingkat bawah,
begitu partai kami tidak lolos verifikasi administrasi, soliditas
partai mungkin sudah kocar-kacir.”
Memangnya berpartai itu hanya untuk ikut pemilu saja ?
Kalimat terakhir seolah mengkonfirmasi motif berpartai yang tidak mau melakukan pendidikan politik bagi warga. Kocar-kacir karena tidak ada harapan mendapat kursi kekuasaan. Bukannya bertekad mengkonsolidasikan diri, tapi malah berterus terang berpikiran pragmatis. Berpartai hanya demi kekuasaan.
Ini persoalan besar. Mendambakan partai yang berideologi, atau setidak-tidaknya bervisi jauh ke depan, agaknya naif juga untuk saat ini.
Hmmm....akan kusalin lagi berita dari harian Kompas,3 Desember 2012, berjudul Struktur Partai Sudah Berantakan. Dua paragraf saja, kupikir cukup.
........
Semenjak diumumkan tak lolos verifikasi administrasi, menurut Eros, kepengurusan PNBKI langsung berantakan. Tidak sedikit pengurus, terutama di tingkat provinsi hingga kecamatan, yang berpindah ke parpol lain.
........
Hal itu karena pasca-putusan DKPP, sejumlah kader dan pengurus PKBIB memutuskan kembali ke parpol lama yang diputus mengikuti verifikasi faktual. "Setelah KPU mengumumkan hasil verifikasi administrasi, banyak pengurus parpol yang tak lolos bergabung dengan PKBIB. Sekarang, setelah ada putusan DKPP, mereka memilih kembali ke partai lama," kata Sekretaris Jenderal PKBIB Imron Rosyadi Hamid. Saat ini, PKBIB terpaksa memperbarui surat keputusan keanggotaan dan kepengurusan.
........
Semenjak diumumkan tak lolos verifikasi administrasi, menurut Eros, kepengurusan PNBKI langsung berantakan. Tidak sedikit pengurus, terutama di tingkat provinsi hingga kecamatan, yang berpindah ke parpol lain.
........
Hal itu karena pasca-putusan DKPP, sejumlah kader dan pengurus PKBIB memutuskan kembali ke parpol lama yang diputus mengikuti verifikasi faktual. "Setelah KPU mengumumkan hasil verifikasi administrasi, banyak pengurus parpol yang tak lolos bergabung dengan PKBIB. Sekarang, setelah ada putusan DKPP, mereka memilih kembali ke partai lama," kata Sekretaris Jenderal PKBIB Imron Rosyadi Hamid. Saat ini, PKBIB terpaksa memperbarui surat keputusan keanggotaan dan kepengurusan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar