Senin, 05 November 2012

Gangnam Style

Pertama kali mendengar istilah ini saat dalam perjalanan pulang ke Bandung dari Jakarta. Aku mendengar salah satu radio di Jakarta menyebutnya sebagai salah satu jenis tarian yang sedang naik daun. Yang kudengar waktu itu Gang Enam Style. Soalnya si penyiar mempercandakannya dengan, ada tidak Gang Tujuh atau Gang Sembilan Style ?

Kucari-cari di google dengan kata kunci 'gang enam style', akhirnya baru ngeh istilahnya 'gangnam'.

Waktu mendengar lagunya, ada nada yang langsung mengingatkanku pada salah satu lagu Ricky Martin. Tapi aku lupa lagu yang mana. Tapi, yang pasti lagu lama.

Setelah beberapa saat mengamati, aku melihat kecerdikan memadupadankan gerakan menunggang kuda ala koboi Amerika dan gaya tarian K-Pop. Ada kesan seenaknya dalam gangnam style. Apalagi melihat penampilan Psy di video klip yang mirip gangster. Preman atau gangster selalu ingin semaunya sendiri. 

Dan, postur tubuhnya yang sangat tidak boyband. Ingatanku langsung menuju ke aktor di iklan salah satu telepon seluler di Indonesia, tubuh yang tambun.

Aku baru tahu kemudian, setelah membaca Kompas, bahwa lagu ini sebenarnya menyindir gaya hidup orang-orang di distrik gangnam, di Korea Selatan, yang tergolong orang kaya baru. Tanpa kerja keras, bisa kaya, dengan hanya bermodal kenaikan harga lahan saja. Ongkang-ongkang kaki, cepat kaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar